| Red-Joss.com | Keajaiban hadir lewat hal yang luar biasa dan lewat juga yang biasa-biasa saja.
“Iya, Pak, sendiri, dan suami sangat mendukung. Mimpi yang sepertinya tidak mungkin, dan begitu cepat menjadi kenyataan…,” kata seorang Ibu (Katolik) yang nge-chat dari YARDENIT, ‘the baptismal site, on the Yordan river’, Yerusalem.
“Sedikit sharing… saya ke tanah Suci adalah hadiah dari my boss yang seorang Haji… beliau memberi hadiah ini setelah kembali dari Umroh January lalu. Saya sungguh kaget dan terpana… tidak bisa berucap… hanya sanggup berucap terima kasih, ya, Pak…” lanjutnya.
Saya kenal Ibu ini sebagai sosok wanita sederhana, pengabdi yang tekun dan bertanggung jawab. Pernah cerita ia bekerja di bisnis IT yang ownernya seorang Haji. Dia satu-satunya karyawan yang Katolik, satu-satunya yang tidak berhijab.
Saya juga kenal suaminya. Ganteng, pendiam, seorang Muslim yang mendukung iman istrinya dengan tekun. Dia setia menemani, bukan hanya antar jemput, tapi juga aktif terlibat membantu kesibukan istrinya di gereja.
Kemudian saya tanggapi chat Ibu itu: “Saya sangat yakin, bos Ibu itu kagum, bahwa karyawannya ini adalah seorang Katolik yang begitu setia dan hormat pada suaminya yang Muslim. Sehingga suaminya tetap merasa nyaman sebagai seorang Muslim. Pak Haji, bos Anda itu, hatinya pasti lurus. Maka beliau dipakai Tuhan untuk menyatakan keajaiban-Nya.”
Pagi hari, jam 06.00, ketika istri membuka pintu, dikejutkan oleh sosok abu-abu kurus kecil duduk di depan pintu: “astaga…. kucing kami yang hilang sejak dua bulan yang lalu, pulang.” Langsung dimandikan dan dikasih makan. Mungkin tidak termasuk keajaiban, namun kejutan pas Minggu Palma ini menggembirakan hati. Kucing pun ingat pulang. Apakah tanda tobat? Heran juga!
‘Nderek bingah nggih, Bu!’ Sudah menerima keajaiban Tuhan, bisa ke Tanah Suci.
Apa kejutan Anda hari ini?
Salam sehat berlimpah berkat.
…
Jlitheng

