| Red-Joss.com | Banyak alasan untuk menolak dan tidak percaya, tapi Tuhan tahu, bagaimana membuat kita menyadari kesalahan kita, bahkan Dia memberikan garansi, yaitu hidup kekal bagi yang percaya kepada-Nya.
Dialog dalam Injil antara Yesus dengan orang Yahudi makin seru. Orang Yahudi dengan gencar terus mengajukan pertanyaan, bahkan mereka membawa nama Abraham untuk membela, mempertahankan, dan membenarkan diri mereka. Tapi Yesus tidak kalah cerdik. Dia memberikan jaminan hidup yang kekal bagi siapa pun yang mendengarkan Sabda-Nya dan siap dituntun-Nya.
Tanpa untuk membenarkan diri, Abraham adalah orang yang besar dan istimewa di mata Tuhan. Persoalannya sekarang adalah tentang mereka, kita dan kamu. Sudah mempunyai contoh tokoh Abraham, juga tokoh besar lainnya, tapi mereka, kita dan kamu, ternyata kurang atau tidak percaya.
Sekarang, ada Yesus yang sedang bersabda. Mereka, kita, dan kamu, tetap tidak percaya juga, justru semakin menolak, mengeraskan hati dan kian benci dengan Yesus. Bagaimana ini?
Dari paparan di atas, benar-benar manusia itu keras kepala dan juga hatinya. Jika kita tidak segera sadar, kita bakal kehilangan kesempatan menikmati hidup kekal yang dijanjikan Yesus sendiri. Dengarkan Sabda-Nya di kedalaman hati ini: “I say to you, whoever keeps My Word will never see death.”
Oo, terima kasih Tuhan Yesus. Janji setia-Mu adalah karunia yang sungguh meneguhkan jiwa agar kita makin cinta dan setia pada-Mu
Jangan lukai hati Tuhan Yesus. Tetaplah taat dan setia pada-Nya. Kita telah ditebus dan diselamatkan-Nya. Kita adalah milik-Nya.
…
Rm. Petrus Santoso SCJ

