Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK
“Lembaga keagamaan, bukan sebuah panggung sandiwara, melainkan wadah mengamalkan kebenaran ajaran iman yang dimulai dari dalam keluarga.”
(Amanat Kearifan Hidup Beriman)
…
| Red-Joss.com | Tujuan dan makna suci (mission sacre), dari hidup keberagamaan dan keimanan adalah, jika kita dapat mengekspresikan isi iman kita lewat amal bakti bagi sesama.
Ada pun tulisan ini lebih difokuskan pada prinsip dan pandangan hidup kekristenan.
Sejatinya, hal kekristenan itu, justru dibangun dari dalam rumah dan bukan di atas sebuah pentas sandiwara.
Karena kita tidak bisa bersandiwara di dalam hidup dan kekristenan kita. Bukankah hal ini pun merupakan sebuah panggilan suci bagi kita?
Gereja dimulai setelah tiga ratus tahun pertama, di mana kekristenan itu justru dibangun dari rumah ke rumah.
Setelah Kaisar Konstantinus Agung, sebagai Kaisar Romawi pertama menjadi Kristen, barulah dibangun panggung-panggung tempat kita harus tampil sempurna.
Tetapi Gereja sejati tidak dibangun lewat make up atau polesan murahan.
Gereja yang dibangun di atas pondasi pengorbanan dan darah suci Kristus adalah Gereja yang harus mengekspresikan kebenaran serta kasih yang justru dimulai dari dalam rumah keluarga.
Sungguh, bahwa kekristenan sejati, justru terlebih dahulu dibangun di dalam rumah-rumah.
Intinya, bahwa hendaklah kekristenan itu mampu menampilkan diri secara meyakinkan.
Karena hanyalah lewat cara-cara beradab itu, maka dunia pun bisa melihat, bahwa kita ini benar-benar satu.
Eksesnya, bahwa dunia pun akhirnya dapat percaya, bahwa itulah wajah sejati kekristenan.
…
Kediri,ย 20ย Maretย 2024

