| Red-Joss.com | Kebenaran di dalam bahasa Jawa diterjemahkan menjadi ‘kasunyatan’, dari ‘sunya’, ‘sunyi’. Yang berarti tanpa kata dan ceritera.
Artinya tidak diperlukan lagi pembuktian. Kalau yang kita lakukan itu baik atau benar, sudah akan menyatakan sendiri (sunya) tanpa harus diceritakan.
Jika kita menceritakan hal itu kepada orang lain, tujuannya bukan untuk membuktikan diri, tetapi memberi kesaksian, bahwa kebaikan atau kebenaran itu harus tetap diwujudkan.
Kita harus terus berbuat baik. Kita diciptakan Allah untuk berbuat baik, supaya kita hidup di dalam-Nya (Efesus 2:10).
“Barangsiapa berbuat baik, ia berasal dari Allah, tapi barangsiapa berbuat jahat, ia tidak pernah melihat Allah.” (3 Yohanes 1:11).
Baik dan benar sampai akhir.
Salam sehat berlimpah berkat.
…
Jlitheng

