Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK
“Aku menggosok batu ini untuk membuatnya menjadi cermin.”
(Amanat Sang Kebijaksanaan)
…
| Red-Joss.com | Suatu hari, di saat seorang murid sedang bermeditasi, tidak jauh dari situ, sang Guru (pembimbing rohani), terus menggosok batu pada lantai kamar tempat sang murid bermeditasi.
Walau pun merasa terganggu, murid itu mencoba memahami tindakan sang Guru.
Rupanya Guru itu hendak menguji kemampuan berkonsentrasi saya, pikirnya. Maka, dia rela bersabar.
Namun, ketika sang Guru kian keras menggosok batu itu, maka meledak amarah murid itu.
“Apa tujuan Tuan melakukan hal itu. Apakah Tuan tidak tahu, bahwa saya sedang bermeditasi?”
“Aku menggosok batu ini agar kelak dapat menjadi cermin,” kata sang Guru.
“Tuan Guru rupanya telah gila! Bagaimana mungkin, sebuah batu dapat berubah menjadi cermin.”
“Aku, tidak lebih gila daripada engkau!” sahut sang Guru.
(Sejenak Bijak, Anthony de Mello, SJ).
“Mari Menggosok Batu.”
Siapa sesungguhnya yang menggosok batu? Apa itu batu? Mengapa sebuah batu perlu digosok?
Sesungguhnya, Anda dan saya, bahkan semua manusia, pada dasarnya hanyalah sebuah batu hitam. Kasar, keras, dan kaku.
Laksana sebongkah batu pualam telah dibentuk oleh Pematung ulung untuk menjadi sebuah patung indah, demikian sebuah batu perlu terus digosok, agar kelak dapat menjadi sebening cermin.
Hidup dan kehidupan ini sejatinya juga berproses panjang dan bahkan sangat melelahkan.
Jadi, Anda dan saya, pada mulanya hanyalah laksana sebongkah batu hitam kasar.
Kita sejatinya, perlu terus diproses dan berproses lewat tulus jemari sang Pemahat nan agung.
Kita membutuhkan Guru yang berhati agung untuk menyentuh, mengolah, dan memroses hidup kita agar dapat jadi seorang manusia sejati.
Bahkan kita harus rela dan siap untuk dibentuk, digosok, serta disakiti agar dapat berubah.
Proses โmembentuk jadiโ adalah sebuah cita-cita luhur dari hati serta jemari Guru Agung, agar kita dapat menjadi seorang sejati. (Homo humanus).
Kini Anda dan saya telah dibentuk, sehingga dapat menjadi pribadi yang indah, jernih, dan transparan bagi sesama.
…
Kediri,ย 16ย Maretย 2024

