Aku tidak pernah berseru, tapi Engkaulah yang memanggilku.
Aku tidak pernah memilih, tapi Engkaulah yang memilihku.
Aku tidak pernah kehilangan harapan, karena Engkau selalu memberkatiku.
Aku tidak pernah kekurangan, karena Engkau telah membekaliku.
Aku tidak pernah mengikuti kehendakku, karena Engkaulah yang mengutusku.
Aku tidak pernah kehilangan jalan, karena Engkau selalu menyertaiku.
Sejak aku dibaptis, lalu menerima sakramen-sakramen lain di dalam Gereja Katolik, maka aku sungguh-sungguh dipanggil, dipilih, diberkati, dibekali, diutus, dan disertai.
Itulah sebabnya bagiku Tuhan Yesus adalah segalanya. Sekali aku meninggalkan-Nya, maka hidup ini tidak ada damai. Karena, Dia mencintai kita dengan pengorbanan-Nya di atas kayu salib.
Rm. Petrus Santoso SCJ

