Doa Semesta untuk Indonesia
Awan, Angin, Air, Api, Surya
Simply da Flores
Menyusuri jalanan merenda malam
panorama wajah kelam gulita
berjalan diam hilir mudik
entah di dusun udik sunyi
entah di kampung sepi terpencil
entah di desa tertinggal jauh
entah di kota-kota kecil negeri
entah di ramai daerah pabrik
entah di tempat wisata hiburan
entah di gemerlap modern metropolitan
Terasa getir tanya berhamburan
dan alam pun ikut galau resah
“Ada apa dengan nasib negeri-ku
Sedang apa negara-ku Indonesia
Apakah karena Pemilu 2024 belum final?”
Saat lelah di pelukan subuh
aku terlelap dan bermimpi aneh
Kulihat alam berdoa bagi negeri
Kudengar alam bermantra untuk bangsa
Para leluhur sedang bersamadhi
haturkan ritual sesaji sembah
untuk keselamatan damai bangsa
untuk kesejahteraan seluruh rakyat
untuk kejayaan Negara Indonesia
untuk kelestarian alam lingkungan
untuk perdamaian bagi dunia
Dan
hening di seluruh Nusantara
sunyi di setiap komunitas adat budaya
khusuk di masing-masing tempat ibadah
Barisan laskar awan berdoa
“Ya, Sang Maha Awan
kami merana mengembara galau
kerana musim sedang pancaroba
Banyak tempat kami digusur
di puncak gunung dan hutannya
di lembah subur hijau terhampar
di benua dan pulau besar kecil
Karena
manusia semakin bertambah banyak
karena dibuat aneka perkebunan
juga gencar kegiatan penambangan
Karena dibangun pabrik dan pemukiman
serta tercipta banyak kota modern
Ajari kami bisa hadir berdamai
dengan musim pancaroba dan kemajuan kreasi manusia
Mampukan kami menghalau polusi udara
dan selalu menjelma jadi hujan
basahi bumi segarkan alam”
Perkumpulan aneka angin berdoa
“Ya, Sang Maha Angin
jadikan kami ‘sapu jagat’
untuk bersihkan sampah di Nusantara dan dunia
Jadikan kami laskar pengawal NKRI
untuk menyapu kotoran KKN
Jadikan kami tenaga maha dasyat
laskar tornado dan puting beliung
yang bisa murnikan lingkungan
dari aneka polusi ulah manusia
Serta bisa bawa kabar gembira
bagi segenap damba nurani bangsa”
Persatuan air, sungai danau berdoa
“Ya, Sang Maha Air
tanpa air semua makhluk bisa mati
tetapi sumber air semakin kritis
dan banyak dicemari polusi
Turunkan hujan rahmat-Mu
untuk membersihkan segala polusi
untuk memancarkan mata air, sungai dan danau
untuk menambah biru samudra
Sehingga alam lingkungan segar berseri
dan makhluk hidup ceria bahagia
serta manusia sehat sejahtera”
Laskar sejuta api berdoa
“Ya, Sang Maha Api
terpujilah bara dan nyala-Mu
sumber energi bagi kehidupan
dan dibutuhkan seluruh unsur alam
Beri kami kekuatan membakar
semua sampah yang alam ini
agar berkurang dan lenyap polusi
Beri kami energi sakti mandraguna
membakar semua tipu muslihat insan
serta segala budaya rakus jahat
buah selera kerakusan manusia
yang membuat lingkungan rusak
yang menyengsarakan rakyat kecil
yang merusak peradaban hakekat manusia
Jadikan kami api kasih yang menyelamatkan”
Ribuan berkas sinar cahaya berdoa
“Ya, Sang Maha Surya
Engkaulah sumber segala terang
tak mampu dihentikan apa pun dan siapa pun
lestari abadi terus memberi
Sedangkan kami
berkas cahaya dan sinar
bisa dihalau awan dan dihindari manusia
tak berdaya hadapi gulita kelam
Dan
bisa tergantikan sarana ciptaan insan
yang sekarang semakin canggih
Jadikan kami semakin sakti
agar bisa menerangi alam ini
agar bisa menyinari segenap manusia
agar selalu memberi cahaya kebenaran
pada mata dan rasa pribadi
pada nalar dan nurani insani
pada jiwa sanubari setiap orang
Sehingga mereka mampu membedakan
mana hal benar dan salah
apa yang baik dan berguna serta jahat dan merugikan
Mana yang bijaksana dan menyelamatkan kehidupan
serta pentingnya damai harmoni semesta”

