“Mengasihi hanya mimpi, tanpa melayani. Melayani tanpa kasih itu dapat melukai”
Maka uluran tangan untuk melayani itu akan berbuah berkat, jika seiring dengan memberikan hati untuk mengasihi.
Semoga limpah berkat menjadi sari hidup kita pada hari pertama bulan Maret ini dan sukacita menjadi kembangnya.
Lewat cara dan kesempatan yang unik dan berbeda, kita telah mengambil bagian dalam melayani sesama.
Hendaknya nilai-nilai iman, cinta kasih tanpa syarat dan ‘tepa selira’ yang telah kita wujud nyatakan bagi mereka yang miskin, tersisih, dan sesak hidupnya, akan menuntun hidup kita:
- makin hormat terhadap harkat dan martabat mereka,
- makin tulus membantu dan rela berkorban dalam melayani sesama,
- makin tangguh dan kreatif menjawab tantangan zaman,
- makin tekun dan sabar untuk terus maju berkembang menjadi bekal dan kekuatan dalam mengemban tugas mulia melayani Tuhan dan umat-Nya, dengan cara dan kesempatan yang berbeda, menjadikan diri kita makin tangguh, terutama dalam menghantarkan berkat Tuhan bagi sesama.
Salam sehat dan tekun selalu berbagi cahaya.
Jlitheng

