| Red-Joss.com | Besok, 14 Februari 2024 adalah Rabu Abu. Umat Katolik sedunia, menandai dahinya dengan [+] abu. Mengapa?
Rabu Abu, mengingatkan kita, bahwa hidup di dunia ini hanyalah sementara. Kini saatnya yang terbaik kita bersiap diri bagi kehidupan yang sesungguhnya di Surga kelak. Kita dapat masuk Surga dan memandang Tuhan hanya jika kita memiliki kekudusan (Ibr 12: 14).
Kini saatnya pula kita bertanya pada diri sendiri: sudahkah aku hidup kudus? Jika belum, saatnya kita bertobat untuk memutar haluan hidup, berjalan dalam rahmat yang Tuhan berikan pada kita. Kita mengatur kembali fokus kehidupan kita.
“Apakah Tuhan yang menjadi pusat kegiatan hidup sehari-hari: atau diri sendiri?”
Jika dalam hidup ini masih banyak kita temukan ‘aku’ sebagai pusatnya, inilah saatnya bagi kita mulai mengubahnya…
“Apa yang akan saya lakukan selama bulan puasa ini?”
Karena usia, saya tidak wajib lagi menjalani aturan pantang dan puasa. Tapi tetap saya jalani. Selain tetap bekerja dan berkarya dalam pelayanan. Saya juga berdoa khusus bagi mereka yang telah mengecewakan dan meminta maaf pada mereka yang telah saya abaikan.
Tuhan Yesus, Bunda Maria, dan Bapa Yosep, restuilah niat baik saya ini.
Salam sehat dan tak henti berbagi cahaya.
…
Jlitheng

