| Red-Joss.com | Jika ada suatu hal yang membahayakan, kita harus menepi dulu. Sedang suatu hal yang berpotensi menyesatkan, kita harus menghindari.
Orang yang nekad masuk ke ‘area’ yang membahayakan itu, jika tidak cukup kuat, maka berujung pada kehancuran. Ketika orang nekad masuk ke dalam perangkap yang menyesatkan, jika tidak cukup kuat, maka akan terjerumus.
Tajamkan mata hati untuk melihat pribadi-pribadi di sekitar kita: baik lewat kata-katanya, sikapnya, tindakannya, dan kecenderungan-cenderungannya.
Menepi adalah cara untuk melihat dengan ketajaman hati, supaya yang baik dan yang diperjuangkan selama ini, benar-benar menuju ke arah yang benar. Hidup itu tidak hanya tentang hari ini, tapi sampai kepada mata tertutup, dan tarikan nafas terakhir itu untuk memandang keabadian, seperti yang dipercayai oleh iman masing-masing.
“Biarlah segala yang bernafas itu memuji Tuhan! Haleluya” (Mazmur 150: 6).
…
Rm. Petrus Santoso SCJ

