| Red-Joss.com | Meletakkan tangan kita untuk sesuatu. Tangan kita mempunyai fungsi yang sangat banyak. Yang hendak digaris-bawahi hari ini tentang fungsi/peran tangan kita yang menjadi berkat bagi orang lain, yaitu menolong dan menyembuhkan, ditolong dan disembuhkan.
Kita lihat dalam Injil hari ini, tangan wanita itu menyentuh Yesus. Dia percaya dengan menyentuh saja dia akan sembuh. Tapi ya, tidak sembarangan menyentuh. Dia menyentuh Yesus dengan penuh iman. Dua belas tahun sakit pendarahan yang dideritanya menjadi sembuh. Luar biasa.
Tangan, dalam hal ini menjadi sarana untuk mengekspresikan iman dan kerinduannya.
Kisah kedua, Tuhan Yesus meletakkan tangannya pada anak perempuan Yairus. Jangan ditanya lagi apa yang terjadi: kesembuhan. Kematian bagi Yesus seperti tidur saja, maka anak ini dibangunkan oleh Yesus. Perhatikan, tangan-Nya itu penuh dengan kuasa.
Bagaimana dengan kedua tangan kita? Punya kuasa yang sama? Pasti.
Kedua tangan kita telah meneguhkan sahabat-sahabat kita, khususnya mereka yang membutuhkan peneguhan. Dengan memegang pundaknya, merangkul, atau menggenggamnya, kita telah meneguhkannya.
Kedua tangan kita telah menjadi berkat bagi yang lain, karena ada begitu banyak kebaikan yang telah ditunjukkan oleh tangan kita: memberi, memberkati, dan melambaikan tangan.
Semoga, kedua tangan kita bisa mendatangkan mukjizat: menyentuh Tuhan dengan penuh iman dan meletakkan tangan kita dengan kuasa, yaitu kuasa dari sakramen pembaptisan, sakramen penguatan, Ekaristi, pengurapan orang sakit, pengampunan, imamat dan kuasa dari sakramen perkawinan.
Selain itu yang tidak ketinggalan adalah kuasa dari Sabda-Nya yang setiap hari telah kita dengarkan.
Tangan kita akan meraih Dia dengan penuh iman, dan jadilah sembuh. Kamu harus sembuh: lahir dan batin!
…
Rm. Petrus Santoso SCJ

