| Red-Joss.com | Kepemimpinan dalam Gereja – kepemimpinan murid-murid Kristus adalah kepemimpinan yang melayani.
Bagi yang pernah memimpin di tengah komunitas, tentu merasakan bagaimana tugas ini tidak mudah. Kita sering kali mendapatkan hal-hal yang mengejutkan, ada saja orang-orang yang aneh. Tapi namanya seorang pemimpin itu, ya, konsekuen dan melayani.
Juga dirasakan, saat memimpin itu kita masih memperoleh tugas tambahan yang menumpuk: ini dan itu. Ketika ada masalah, kadang kita berpikir, enak juga, ya, yang memiliki posisi lebih tinggi, karena tinggal memerintah. Yang di bawah ini kerja keras dan berat, tapi yang di atas tahunya beres.
Jika dipikir seksama, hal itu tidak ketemu, karena baik yang di atas maupun yang di bawah itu memiliki tugas yang sama, yaitu melayani. Kalau semuanya tidak mau saling melayani dan hanya mau duduk di tempat terhormat, itu tidak berlaku bagi murid-murid Tuhan Yesus yang senantiasa melayani.
Dalam Injil hari ini, Yakobus dan Yohanes minta posisi dan kedudukan yang terhormat pada Yesus. Dengan gamblang, Yesus menjelaskan tentang posisi dan tugas seorang pemimpin yang rendah hati itu harus melayani dan menjadi seorang pelayan.
Apakah kita tetap semangat menjadi seorang pemimpin di tengah komunitas Kristiani? Atau sudah malas-malasan, bosan, letih dan lelah? Atau kita mulai marah dan uring-uringan menghadapi orang-orang yang aneh itu?
Sesungguhnya, bagaimana pun situasi dan kondisinya, kita harus mempunyai jiwa yang melayani dengan rendah hati. Karena kita mengikuti teladan Sang Pemimpin Sejati, yaitu Yesus Kristus. IA datang tidak untuk minta dilayani, tapi untuk melayani.
…
Rm. Petrus Santoso SCJ
…
Foto Ilustrasi: Istimewa

