| Red-Joss.com | Jalan imanku dimulai saat aku dibaptis. Aku diberi nama baptis dan secara resmi diterima sebagai anggota Gereja yang Satu, Kudus, Katolik dan Apostolik.
Jalan imanku sungguh istimewa. Diperkenalkan kepadaku cara membuat Tanda Salib, berdoa, dan diperkenalkan untuk membaca Kitab Suci. Dengan istimewa juga kedua orangtuaku memberikan teladan, bagaimana menjalani imanku ini.
Jalan imanku makin bertumbuh, kokoh dan berbuah. Imanku tidak pernah goyah, tapi terintegrasi dengan hidupku, dan untuk mentransformasi hidupku.
Jalan imanku harus makin jelas dan tegas. Lewat jalan ini, aku tahu kepada siapa aku percaya. Lewat jalan ini pula aku harus bersaksi di tengah duniaku.
Jalan imanku harus bisa menjadi teladan iman, makin meneguhkan, menguatkan, dan menginspirasi
yang lain.
Jalan imanku akan mengantarku sampai pada pemenuhan janji Tuhan. Di mana dengan tegas Dia mengatakan, “Aku akan menyertaimu sampai akhir zaman.” Akhirnya, kataku pada Yesus: ‘ya’ dan ‘amin’.
…
Rm. Petrus Santoso SCJ

