“Angkat tangan, Tuhan pasti turun tangan.” – Rio, Scj
…
| Red-Joss.com | Awal cerita disebut prolog. Akhir cerita disebut epilog. Percakapan dua orang disebut dialog. Jika memikirkan komentar, nyinyiran dan omongan orang itu …?
Kadang kita lupa, ada Tuhan yang menjaga, melindungi dan menyertai kita. Tuhan tidak pernah menjerat kita. Meski kadang berat untuk dijalani, rencana Tuhan pasti indah pada waktunya. Kalau saat ini belum indah berarti waktunya yang belum tepat. Sabar, bersujud, dan ikhlas. Jalani, syukuri, dan nikmati prosesnya itu…
Sudah jutaan kali tangan Tuhan bekerja. Penyertaan-Nya nyata, meski kadang tak terlihat oleh kita. Ucapan syukur dan terima kasih pun tak ada pada bibir kita. Apalagi pujian untuk semua karya-Nya itu. Seringkali kita fokus pada keinginan kita. Sering juga kita curiga. Tak jarang pula kita menyalahkan-Nya. Kenapa Tuhan perlakukan ini kepada saya, padahal Dia selalu berikan yang terbaik untuk kita. Dia hanya mau supaya kita selamat dan hidup kekal bersama-Nya.
Tuhan selalu membuka dan mengulurkan tangan-Nya untuk menatang, memeluk, memberkati, dan menolong kita. Yang Dia minta hanya kita mau menyambut uluran tangan-Nya. Tidak lebih tidak kurang. Angkat tangan, pasti Tuhan turun tangan.
Deo gratias.
…
Edo/Rio, Scj

