| Red-Joss.com | Ketika kita melupakan Tuhan sedetik saja, maka ibaratnya kita berhenti bernafas.
Semua yang kita jalani selesai. Bahkan, siap atau tidak siap, kita pasti mati. Karena itu, hadirkan Tuhan dalam setiap tarikan nafas, karena anugerah-Nya luar biasa.
Ketika kita melupakan Tuhan semenit saja, maka hidup kita menjadi kosong. Ibarat kehilangan arah, sehingga yang kita jalani menjadi membingungkan.
Karena itu jangan pernah melupakan Tuhan, tapi selalu hadirkan Tuhan dalam setiap langkah hidup kita.
Ketika kita melupakan Tuhan satu jam saja, maka hidup ini menjadi sepi. Ibaratnya kita menjadi haus.
Semua yang dijalani membuat kita cepat letih, dan kita kehilangan semangat untuk melangkah.
Karena itu jangan pernah melupakan Tuhan, tapi selalu hadirkan Tuhan dalam peristiwa-peristiwa hidup ini agar kita bahagia.
Ketika kita mupakan Tuhan satu hari, maka hidup ini menjadi layu. Ibaratnya tidak menampilkan kesegaran jiwa dalam hidup ini. Semua tampak layu, tidak menarik, dan suram.
Karena itu jangan pernah melupakan Tuhan, tapi selalu hadirkan Tuhan dalam semangat hidup ini untuk mengisi hari kita menjadi bermakna.
Ketika kita melupakan Tuhan satu Minggu dalam hidup ini. Maka hidup ini menjadi kering. Ibarat tanah tandus yang membutuhkan siraman air. Semua yang dijalani menjadi lambat pertumbuhannya. Bahkan kehadiran kita pun tidak dirasakan pengaruhnya oleh orang-orang di sekitar kita.
Karena itu jangan pernah melupakan Tuhan, tapi selalu hadirkan Tuhan dalam setiap doa, pujian dan penyembahan kita. Terutama di hari Minggu, harinya Tuhan. Jika Tuhan sudah memanggil, datanglah.
Sungguh tidak bisa dibayangkan, saat kita melupakan Tuhan selama sebulan, setahun dan bahkan bertahun-tahun. Kita pun menjadi anak yang hilang, dan Tuhan akan mencarinya sampai ketemu.
Sesungguhnya kata hilang itu tidak hanya secara fisik menghilang, tapi hatinya juga menghilang. Karena kita sedang jauh dengan Tuhan. Apalagi, jika kita percaya dengan hal-hal gaib yang bukan dari Tuhan. Berarti kita menduakan Tuhan. Hal ini jelas menyepelekan Tuhan, dan berbahaya.
Karena itu yang “Satu, Kudus, Katolik, dan Apostolik adalah Harga Mati!”
Hidup ini untuk melayani Tuhan.
…
Rm. Petrus Santoso SCJ
…
Foto Ilustrasi: Istimewa

