Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK
“Pada setiap batu cadas, selalu terkandung sebuah patung indah.”
(Michaelangelo)
…
| Red-Joss.com | Pada akhir abad ke -15 seorang Kardinal memohon kepada sang seniman Michaelangelo untuk membuat sebuah patung yang kelak akan ditempatkan di makam sang Kardinal.
Sang seniman besar itu pun mulai berpikir keras, โapakah saya sanggup, karena saya ini seorang pelukisโฆโ
Maka, hadirlah sebuah patung spektakuler. Dunia mengenalnya, sebagai “Pieta,” sebuah patung indah berbahan dasar batu marmer.
Inilah patung simbol sikap kepatuhan dan kepasrahan Bunda Maria, Mater Dolorosa.
Ternyata di balik setiap batu cadas, terdapat sebuah patung indah. (Each rock always contains a beautiful statue).
Sejatinya Anda dan saya juga seorang seniman agung, layaknya Maestro Michaelangelo. Mengapa?
Karena secara simbolis, Tuhan telah mengorder lewat Anda dan saya, agar turut “memahat sebuah batu cadas, agar menjadi sebuah patung indah.”
Secara simbolis pula, kita dapat menjadi seorang Guru atau Master berbakat dalam mendidik dan mengasuh seorang anak menjadi seorang manusia hebat.
Setiap anak atau murid adalah sang batu cadas itu. Di dalam diri sang anak juga terdapat potensi / kapasitas besar untuk dapat dibentuk menjadi seorang manusia hebat.
Di balik kondisi riil (fisik, mental, dan spiritual) sang anak yang paling bodoh dan terbelakang sekalipun, dapat dibentuk menjadi ‘pieta-pieta’ baru, asal dipahat oleh sang Guru yang berhati mulia.
Inilah modus operandi, misteri paling agung dan dasyat, proses bagaimana, mengubah sebongkah batu cadas menjadi sebuah patung indah.
…
Kediri,ย 16ย Januariย 2024

