| Red-Joss.com | Hidupku dan hidupmu adalah pena dan waktu adalah tintanya.
Bisa untuk menulis kisah penuh makna. Tapi coretan tanpa jiwa itu sekadar untuk menghabiskan tinta.
Hidup dan waktu itu ibarat pena tanpa isi ulang.
Hati-hati dan bijaksana untuk menggunakannya.
Sekali tinta digoreskan, tidak bisa dihapus.
Jika tinta tandas tidak bersisa berarti habis juga jam kehidupanmu
Tiada tinta takkan ada cerita.
Maka lembar hidup pun tertutup selamanya
Kelak jika anak cucu membukanya, apakah yang kau ingin mereka baca?
Kisah penuh makna atau coretan tanpa nada sekadar menghabiskan tinta dengan sia-sia?
Tulislah selagi bisa, jadilah pena kasih sayang, harapan dan damai. Di mana pun berada, dengan cara yang kita bisa.
Silahkan jika ingin menyanyi, menari, atau ulur asa.
Asalkan fokus pada kasih Tuhan yang dinyatakan.
Tuhan adalah menara yang kuat, ke sanalah orang benar berlari dan ia menjadi selamat (Amsal 18: 10).
Salam sehat berlimpah berkat.
…
Jlitheng

