“The first wealth is health.” – Rio, Scj.
…
| Red-Joss.com | Kebanyakan orang tentu ingin sukses dan kaya. Bila kemarin salah satu tanda kaya itu keluarga. Meski tak ada keluarga yang sempurna, tapi selama kita masih mempunyai keluarga, hal itu harus disyukuri. Tanda berikutnya kaya adalah kesehatan.
Siapa di antara kita yang ingin sakit? Amit-amit, jangan sampai. Sebanyak apa pun kekayaan kita miliki, jika tubuh itu sakit, apalah artinya mobil, rumah, dan harta itu. Bahkan deposito dan tabungan pun bisa ludes bila berhadapan dengan sakit.
Apalagi situasi saat ini, kesehatan sungguh amat berarti. Kesehatan itu sangat berharga. Seluruh aktivitas bisa dilakukan, bila tubuh kita sehat. Jika badan sehat, maka banyak hal bisa kita buat dan kerjakan. Sebaliknya bila sakit, betapa menderitanya kita. Selain rasa sakit yang dirasakan, juga biaya pengobatan yang harus dikeluarkan. Bahkan proses penyembuhan itu butuh waktu, kesabaran, dan butuh banyak pengorbanan.
Kesehatan itu harta berharga, tapi kadang kala kita bersikap tidak peduli dan cuek Sebelum kita banyak kehilangan, lebih baik kesehatan itu dijaga dan disyukuri. Sehat itu murah, tapi sakit itu mahal.
Mumpung dianugerahi kesehatan, jaga dan cintailah tubuh ini. Lebih baik hidup sederhana tapi sehat, dari pada kaya tapi sakit. Lebih mulia lagi, jika kita sehat, sukses dan kaya, hidup pun berharga, berguna, dan menjadi berkat.
Bila saat ini ekonomi kita sulit, tapi Tuhan memberi rezeki kesehatan, syukurilah. Kalau saat ini kita bisa bernafas lega, dan tidak harus dibantu oksigen, karena sakit, bersyukurlah. Kalau saat ini kita harus berjibaku dengan masalah dan pekerjaan, bersyukurlah daripada kita berada di ICU.
Mudah bersyukur, hidup pun bahagia.
Deo gratias.
…
Edo/Rio, Scj
…
Foto Ilustrasi: Istimewa

