“Sukses itu bukan tentang menjadi hebat, tapi seberapa besar kita bisa menjadi berkat.” – Rio, Scj.
…
| Red-Joss.com | Orangtua adalah alasan anak untuk berjuang. Anak adalah alasan orangtua untuk berjuang dan bertahan. Itulah alasan kenapa banyak orangtua rela berkorban. Bahkan memikirkan untuk dirinya sendiri pun tidak sempat. Begitu juga seorang anak berjuang keras demi membahagiakan orangtua mereka, menyenangkan, dan membuat bangga orangtua.
Hidup itu bukan hanya sukses membangun usaha, menjadi kaya, dan berhasil dalam bisnis. Tapi juga membangun keluarga yang penuh kasih dan harmonis. Harta kekayaan suatu hari bisa saja menipis. Tapi cinta dan kasih dari keluarga itu yang tak akan pernah habis.
Keluarga yang bahagia akan membawa sukses dalam pekerjaan. Sebaliknya sukses dalam pekerjaan juga bisa membahagiakan keluarga. Kekayaan bukan sekadar seberapa banyak yang kita miliki, tapi seberapa besar kita mencitai dan dicintai. Mencintai orangtua tanpa imbalan. Mencintai anak tanpa tuntutan.
Jangan pernah menunda membahagian orang yang kita cinta. Tidak perlu menunggu besok atau lusa. Tapi sekatang saat mereka masih ada. Karena hari esok belum tentu hadir untuk kita. Bersyukurlah jika hari ini orangtua kita masih sehat. Bahagiakan mereka di saat kita masih sempat, di saat momen indah bersama kita masih bisa mereka ingat. Sebelum semuanya jadi terlambat.
Sukses bukan tentang menjadi hebat, tapi seberapa besar kita bisa menjadi berkat. Kaya bukan soal materi, tapi bagaimana kita bisa menyalurkan berkat Tuhan pada sesama.
Hidup itu selalu penuh kejutan, dari melarat bisa menjadi konglomerat. Semua hinaan dan cacian bisa menjadi pujian. Tuhan bisa saja membuat kita langsung kaya, tapi Tuhan lebih senang melihat kita berproses dan menemukan yang paling utama dalam berproses. Itu tandanya kita berakar, bertumbuh, dan akhirnya menghasilkan buah melimpah.
Selalu bersyukur, rendah hati, dan kuat dalam iman. Tuhan selalu menyertai dan memberkati kita.
Deo gratias.
…
Edo/Rio, Scj

