Simply da Flores
…
- Pantai
Pantai dilahirkan laut samudra
beranak-pinak dalam rumah waktu
Ombak gelombang menenun abadi
hasilkan hamparan tanya dan jawaban
tebarkan sampah karya peradaban
Pada sejarah pasir kehidupan
anak-anak zaman berkelana
dibakar terik diguyur hujan
silih berganti kisah suka duka
Para pelaut berlayar meraih pelabuhan
Nelayan menebar jala menangkap harapan
dan memancing remah rezeki
Para turis memanen kerinduan
dan ada yang datang menebar sampah
Pantai mencatat cerita pertemuan dan perpisahan
aneka panorama alam lingkungan
dan dinamika kelana manusia
Anak-anak berlari berkejaran
melukis jejak kaki di hamparan pasir pantai
Meskipun seketika langsung dihalau ombak zaman
Bocah-bocah berenang di bibir pantai
belajar rasakan asinnya laut
sambil nyanyikan lagu tradisi
“Nenek moyangku orang pelaut… “
Mereka rindukan dongeng tentang pelangi dan purnama
tentang istana samudera dan Bunda Ratu Laut
yang akan bagikan harta Karun
- Rokok
Para petani tembakau berziarah
di antara bibir, lidah dan selera
Para buruh di pabrik teteskan keringat lelah
mengemas aneka produk tembakau untuk dijual
Pemilik modal membayar keringat buruh dan ziarah lelah petani dengan angka dan kata
karena menguasai pasar dengan uangnya
Para penikmat rokok menyapa petani
dan menyalami para buruh pabrik
hanya karena angka dan selera
Namun,
semuanya diatur pemilik modal dan pasar
Ada anomali, ada keanehan
Rokok sering dikampanyekan merugikan kesehatan
tetapi tetap diizinkan berproduksi dan dijual
Rokok masih dinikmati para pencintanya
bukan karena alasan kesehatan
Rokok
juga dijadikan sajian sakral ritual
Rokok…
pertemukan aneka manusia dalam relasi kebutuhan jasmani dan rohani
- Politik
Orang-orang duduk merokok
sambil membicarakan abrasi kekuasaan
Para pemilik jabatan negara
mengatur kebijakan untuk petani, buruh dan masyarakat
tentang seluruh aspek kehidupan
Termasuk tentang upah buru, harga dan rokok
Para nelayan sibuk di pantai
memperbaiki sampan, jala dan pancing
sambil menarik rokok nasibnya
lalu menghembuskan asapnya ke samudera
agar doanya didengar angkasa
Para buruh, petani, perokok dan rakyat adalah hamparan pasir yang diam
Berderet dan pasrah pada kebijakan samudera
hempaskan ombak gelombang
dari musik ke musim
di bawah tikaman terik mentari, dekapan gulita dan guyuran hujan
Para politisi dan kaum cerdik pandai
pergi datang di hamparan pasir
Berlayar lintasi samudera raya
bersahabat dengan ombak gelombang
Tebarkan lautan kata-kata
Hembuskan angin janji harapan
bahwa sampan, perahu dan kapal-kapal
Pasti datang membawa jawaban pasti untuk semua tanya petani, buruh, perokok dan seluruh rakyat
…

