“No amount of money can buy a blessing and helping.” – Rio, Scj.
…
| Red-Joss.com | Menerima itu berkah, memberi itu anugrah. Banyak anugrah gratis telah kita terima, bahkan berlimpah. Namun sering kita sulit dan pelit untuk berbagi.
5 hal sederhana ini untuk ikhlas berbagi.
Pertama: “The stronger people make time to help and blessing others.” Kadang pribadi yang hebat itu, bila mempunyai kekuatan, kuasa, jabatan, dan kaya materi. Padahal tidak itu ukurannya. “The stronger and powerful people” adalah yang ikhlas berbagi, membawa berkat dan menjadi berkat.
Kedua: “Help people even when you know the cant help you back.” Teruslah berbagi, meski kadang sering dibohongi dan dikhianati. Ingatlah berbagi itu bukan melulu urusan sesama, tapi urusan kita dengan Sang Pencipta. Kalau sesama tak membalas, Tuhan yang akan membalas.
Ketiga: “We cant help everyone but everyone can help someone.” Yakinlah semua bisa berbag,i tapi tidak semua mau untuk berbagi dan ikhlas memberi.
Keempat: “You never know where a blessing can come from.” Berkat datang dari atas. Ingatlah gaji itu dari pemerintah, perusahaan, yayasan, dan orang yang mempekerjakan, tapi rezeki itu dari Tuhan. Yakin saja kita tidak akan pernah jadi miskin, saat kita ikhlas berbagi.
Kelima: “Never stop doing little thing with extra ordinary love.” Berbagi itu bukan soal materi. Sekecil apapun kita berbagi, bila ikhlas dan penuh kasih, maka anugerah itu bertambah bahkan berlimpah ruah. “Do ordinary things with extra ordinary love.”
Deo gratias.
…
Edo/Rio, Scj

