“Maius est illuminare, quam lucere solum.” – Thomas Aquinas.
…
| Red-Joss.com | Hidup itu proses belajar terus menerus, karenanya jangan pernah berhenti belajar. Ada yang bilang belajar itu untuk mendapatkan nilai, mengembangkan kapasitas diri, dan ada pula yang ingin meraih prestasi. Kalau kau belajar untuk apa?
Cintai belajar. Karena belajar itu bukan soal proses formal, selesai saat lulus dan mendapat ijazah. Belajar itu bukan hanya saat diberi tugas. Melainkan belajar itu seumur hidup, melakukan dengan kemauan dan antusias. Karena itulah yang akan membawa kita naik kelas.
Hidup itu selalu penuh dengan kemajuan dan perubahan, jangan sampai kita ketinggalan. Setiap hari selalu ada saja hal-hal yang baru; pekerjaan, teknologi, informasi, berita, dan peristiwa yang baru, bahkan juga ilmu yang baru.
Berapa pun usia kita, apa pun posisi kita, dan apa pun bidang pekerjaan kita. Mulai dari akademisi, kerja di birokrasi, usaha makro dan mikro, atau bahkan pekerjaan rumah tangga, petani, pekerja bangunan dan konstruksi, teruslah belajar dan beradaptasi. Miliki rasa ingin tahu yang tinggi dan upayakan untuk menyenangi apa yang kita pelajari.
Terkadang kita juga perlu berani mencoba tantangan, ke luar dari zona nyaman, dan hidup di luar kebiasaan untuk bisa meraih kesuksesan. Janganlah terjebak pada pekerjaan yang tidak menyenangkan. Bayangkan, jika setiap pagi kita harus melakukan sesuatu yang tidak mengenangkan, tentu pikiran ini penuh beban, dan sangat melelahkan.
Lakukan pekerjaan yang kita suka bukan karena terpaksa atau hanya demi mencari uang semata. Melainkan jalani, maknai, lakukan dengan sukacita, dan jangan lupa berdoa. Niscaya gaji akan jadi rezeki, hidup menjadi penuh makna, hidup pun diberkati dan untuk berbagi. Karena hati yang bahagia menjadi antibodi yang memperkuat iman dan imun. Ingat selalu kata-kata Thomas Aquinas “Maius est illuminarr, quam lucere solum”, lebih baik menyinari daripada sekadar bersinar.
Hidup bermakna dan bahagia.
Deo gratias.
…
Edo/ Rio, Scj

