Simply da Flores
…
Orang-orang diam
Menyebar tertunduk di tengah pasar
Lantaran harga barang terus melonjak
Kemampuan membeli turun mencekik
Tak bisa menunda kebutuhan pokok
Entah siapa yang mengatur pasar
termasuk serbuan aneka barang impor
Orang-orang diam
berbaris di halaman sekolah
kebingungan menjawab kebutuhan anak
untuk memenuhi tuntutan pendidikan
Membeli pulsa data online
demi anak belajar online
dan juga biaya bermacam tugas
dari para guru yang diatur kurikulum
Orang-orang diam
Di kebun ladang dan sawah
mengolah lahan yang makin sempit dan kritis
di tengah galau musim pancaroba
Lalu
ke pasar menjual hasil pertanian
dengan harga diatur tengkulak
di antara sebaran produk impor
Orang-orang diam
berjalan di lorong kota metropolitan
karena barusan dipecat majikan
Duduk tertegun menanti nasib di kawasan industri
karena banyak buruh di-PHK
Sedangkan upah semakin murah dari para majikan
karena aneka alasan dan peraturan
Orang-orang diam
mengembara di tengah hutan belantara dan padang gersang
karena tanahnya diambil perusahaan
Kampung halamannya harus digusur untuk perkebunan dan pertambangan
Juga pengadaan fasilitas umum atas nama pembangunan
Orang-orang diam
generasi muda yang lulus sekolah tetapi kebingungan mencari pekerjaan
Bukan karena tidak punya ijazah
tetapi lowongan makin sulit dan mereka tidak trampil dan kreatif berinovasi
Entah termakan kemajuan selera zaman
atau tidak didukung sistem pendidikan
Orang-orang diam
merana di tengah kelimpahan sumber daya alam
Pengangguran semakin banyak tersebar
Korupsi menjadi budaya pejabat
Gelombang tsunami kata-kata janji
serta maraknya kasus sosial dan moral
Sedangkan para politisi berorasi
“pilihlah wakilmu yang dapat dipercaya
Kami pasti mengemban amanat rakyat
demi Indonesia adil sejahtera”
Orang-orang diam
duduk khusuk mengikuti ibadah agamanya
Taat melakukan ritual adat budayanya
Memasrahkan nasib kepada Yang Kuasa
atas segala fakta lara derita
atas semua harapan sukacita
Dan
di sana ada pula para pemodal, politisi, pejabat dan kaum cerdik pandai
Orang-orang diam
Terus berbicara tanpa kata
Terus bertanya tanpa jawaban
Entah kepada siapa berharap
Entah di mana mesti berlindung
Entah sampai kapan akan berakhir
Ada kesetaraan kemanusiaan bersemi
Ada keadilan sosial tumbuh menghijau
Ada solidaritas harkat martabat berbunga
Ada damai dan kesejahteraan bersenandung
di mana semua tersenyum ceria berbagi
kasih sayang persaudaraan sejati
Kerinduan hakikat jiwa raga insani
Di seluruh pelosok negeri ini
…

