Fr. M. Christoforus, BHK
| Red-Joss.com | Senin, 27 November 2023, pukul delapan pagi WIB saya membaca sebuah tulisan kecil, oleh Romo Jerry M. Orbos, SVD dalam buku renungan berjudul, “Berhenti Sejenak Bersama Tuhan II.โ
Ada pun tulisan kecil itu berjudul, “Pelajaran Batang Padi.โ Begini kisah lengkapnya!
Suatu hari, aku berjalan bersama seorang petani tua dari desaku dalam kunjungan misiku di Abra. Ketika kami melewati sawah-sawah, aku menunjuk pada batang-batang padi yang tinggi melambai-lambai tertiup angin. Aku berkata kepada petani itu, tentulah panen tahun ini nanti akan berlimpah.
Petani itu tanpa memandang padi-padi di sana berkata, memberi suatu pelajaran yang tidak akan pernah aku lupakan. “Romo, batang-batang padi yang tinggi tegap itu kosong dan tak punya apa-apa. Batang-batang yang merunduk rendahlah yang penuh dengan bulir-bulir padi,” katanya.
Saat itu, saya sadar dan teringat sebuah pepatah petitih bangsa kita, “Jadilah seperti ilmu padi, makin berisi kian merunduk.”
Tulisan reflektif, “Jangan Gampang Terjebak,” ini sungguh benar dan sangat sering terjadi, bahwa kita sebagai makhluk yang sangat gampang terjebak oleh suatu penampilan luar atau ucapan gombal picisan.
Di dalam konteks ini, kita diajak agar lebih cermat dan berhati-hati dalam memberikan statemen pujian atau pun tergila-gila pada suatu penampilan luar.
Menjadi pribadi bernas serta agung, selayaknya hanya dapat ditakar dari kualitas kedalaman cara berpikir dan berefleksi intens seorang manusia.
Mari kita intens belajar agar tidak gampang terjebak oleh penampilan lahiriah seorang manusia.
Sejatinya kedalaman dan otentika pribadi seorang manusia itu justru terletak di kedalaman pribadinya.
“Allah menentang orang yang congkak, tetapi mengasihani orang yang rendah hati.” (Yakobus 4 : 6)
…
Kediri, 27ย Novemberย 2023
…
Foto Ilustrasi: Istimewa

