| Red-Joss.com | Dalam pertemuan Lingkungan kemarin malam, ada Kaling yang sedang mencari cara terbaik untuk ‘ngudari’ komunikasi internal yang sedang kurang segar, karena ada warga yang dirasa ‘nyandung nyrimpet’.
Tanggapan saya: “Apa yang Mas alami itu tidak sendirian,” artinya dialami oleh Kaling yang lain dengan rupa yang berbeda. Tugas utama Kaling adalah jembatan rahmat Allah, jembatan persaudaraan, jembatan yang bisa dilewati semua warga. Ketika ada masalah, yang prioritas yang harus dilakukan adalah berjumpa, ngobrol dengan dia yang membuat jembatan persaudaraan itu kurang lancar. Temukan bersama ‘apa masalahnya’ dan temukan bersama solusinya.
Perencanaan yang baik itu penting, tapi jembatannya diberesi dulu dan jangan memihak (tidak mudah).
Sebaiknya Kaling itu harus tegak lurus, tidak usah ikut tidak suka terhadap orang lain hanya karena ada informasi yang negatif tentangnya.
Pesan dalam Kitab Suci adalah agar selalu ingat untuk memelihara diri sebagai jembatan sukacita bagi semua warga. Seperti teladan Maria, berkunjung dengan rindu untuk tahu apa problem warga dan mengulurkan tangan membantu untuk menyelesaikannya.
Salam sehat, jangan lupa bahagia.
…
Jlitheng
…
Foto Ilustrasi: Istimewa

