“Berbuat baik itu anugerah Allah agar kita tidak pamrih, tapi ikhlas hati.” – Mas Redjo
…
| Red-Joss.com | Ajakan teman untuk bergabung dalam organisasi Kerasulan Awam, Legio Maria itu saya sambut baik tanpa berpikir panjang. Saya juga tidak ikut-ikutan, tapi datang dari kesadaran hati. Mau jadi pendoa?
Tidak ada salahnya mencoba. Tapi saya tidak mau coba-coba. Karena saya ingin melihat lebih dekat untuk memahami dan mencintai Legio Maria. Saya ingin menjadi legioner, prajurit Maria yang rendah hati.
Semangat rendah hati itu sejatinya nafas hidup umat kristiani. Kita tidak harus menolak atau berontak menghadapi peristiwa hidup ini, tapi memaknainya dengan berpikir jernih dan hati yang bening.
“Terjadilah padaku menurut perkataan-Mu,” adalah puncak kerendahan hati umat beriman untuk berserah ikhlas, taat, dan setia pada kehendak Allah.
Ketika bergabung dengan Legio Maria, 1984, saya termotivasi untuk menjadi pribadi yang rendah hati. Mengunjungi mereka yang papa, nengok orang sakit, mengajar anak berkebutuhan khusus, dan sebagainya.
Selain semangat pelayanan, saya berdoa Rosario untuk mendekatkan diri pada Maria, Bunda Yesus. Sekaligus belajar menjadi pribadi bersahaja yang disiplin waktu, sabar, tabah, dan rendah hati.
Nafas berdoa pun jadi kebutuhan dasar kontemplasi. Saya berusaha memanfaatkan waktu dengan baik. Jika ke gereja dengan berjalan kaki
atau naik angkutan umum, saya membiasakan untuk berdoa Rosario menggunakan jari tangan.
Saya sungguh memperoleh berkat
doa Rosario yang luar biasa. Ketika Allah anugerahi kedua orangtua saya untuk dibaptis. Tidak hanya itu, hidup saya jadi tenang, nyaman, tentram, dan damai.
Ternyata hati yang tentram dan damai itu mampu membuka pintu kemudahan demi kemudahan. Rezeki mengalir tiada henti dan tanpa diduga, bahkan di luar logika.
Ketika saya menghadapi kesulitan dan persoalan hidup, Allah tunjukkan jalan ke luar yang terbaik.
Ketika menghadapi tantangan, Allah tunjukkan peluang usaha dan jawaban yang harus saya lakukan.
Ketika terjadi krisis ekonomi dan krisis pembeli, Allah tunjukkan kasih-Nya untuk mempertahankan karyawan agar kita solid menghadapi semua itu dan selamat melewati krisis.
Rendah hati, kunci untuk membuka pintu belas kasih Allah.
Berkah Dalem,
…
Mas Redjo

