“Never give up, God has a purpose.” – Rio, Scj
…
| Red-Joss.com | Titik terendah membuat kita pasrah. Titik terendah sering membuat kita kalah. Seolah hidup ini terasa sia-sia dan menderita.
Padahal tidak kita sendiri yang mengalami. Ada juga orang lain yang mungkin jauh lebih berat, sulit, menderita, dan sengsara. Mereka bukan hanya tegar menghadapi persoalan, mendekatkan diri pada Tuhan, bahkan juga punya waktu untuk mendokan mereka yang berbeban berat.
Semakin cepat kita bangkit dan maju, kian cepat juga kita pulih dari kekalahan. Tidak mudah memang berada di titik terendah, rasanya menyedihkan, memalukan, dan menyakitkan. Meski begitu hadapi kenyataan pahit itu dengan hati yang tegar.
Jika harus ditanggulangi sendiri, hadapi dengan segenap hati. Walau ketakutan dan kekhawatiran menghantui perasaan, hadapi hal itu dengan iman dan keyakinan. Saat kesedihan datang bercampur penyesalan, hadapi dengan hati yang bersyukur agar jiwa ini diteguhkan.
Titik terendah itu bukan akhir hidup, bukan pula untuk menyerah. Melainkan untuk menjadi pijakan berdiri kita tegar menggapai kesuksesan.
Titik terendah itu menjadi pembelajaran dan lahan subur untuk kita tumbuh dan menghasilan buah berlimpah. Hanya ada satu pribadi yang bisa membalikan keadaan, yaitu Tuhan. Hanya satu orang yang bisa mengubah kesedihan itu menjadi sebuah kemenangan, yakni diri sendiri. Hanya ada satu orang yang bisa membuat cerita indah dalam hidup ini, Anda adalah orangnya yang dapat melakukan itu!
Deo gratias.
…
Edo/Rio, Scj

