| Red-Joss.com | Sambil jalan ke tepi jalan menanti grab yang saya pesan, Prodiakon yang rekoleksinya baru saja usai bertanya kepadaku:
“Pak Steve, apa rahasianya bisa seperti Bapak. Sudah tua, tapi tetep berkarya.”.
“Saya senang melihat orang lain senang, seperti hari ini,” jawab saya
“Kelak, saat tua, saya ingin seperti Bapak.”
Lima tahun lalu, mantan bos saya di di perguruan tinggi mengatakan hal yang sama, “Kalau tua saya mau seperti Bapak”
Kebahagiaan itu barangkali tidak berkait erat dengan usia dan prestasi manusiawi di dunia ini. Bukan pula tentang berlimpahnya harta atau nyamannya jabatan dan sederet pencapaian lainnya.
“The happiness of your life depends upon the quality of your thoughts.”
- Marcus Aurelius.
Saya senang sekali, sebab usia tuaku tidak menakutkan mereka. Setidaknya untuk dua orang muda itu. “Kalau tua nanti saya akan seperti Bapak.” Bagi mereka, jadi tua itu biasa, tidak ingin dipersepsi sebagai lemah, sakit-sakitan, lamban, pakai tongkat, tergantung pada orang seperti gambaran umum selama ini. “Aku memang tua, tetapi aku beda.”
Salam sehat, walau tua tetap berkarya sebab akan memicu kaum muda tidak takut tua.
…
Jlitheng

