“Jangan terbang saat pujian itu datang. Jangan pernah tumbang saat diremehkan.” – Rio, Scj.
…
| Red-Joss.com | Pernahkah kita diremehkan, diragukan, dipandang sebelah mata, dipermalukan, dan dicemooh? So, pasti pernah, bisa jadi sering. Menyakitkan memang. Marah, sedih, kecewa, minder, hidup terasa tidak berguna dan sia-sia.
Bagaimana kita bersikap saat diremehkan orang?
Pertama: sadari, bahwa masing-masing dari kita itu sangat berharga. Yang membuat berharga itu bukanmanusia, tapi Tuhan. Karena kita ciptaan-Nya.
Coba letakan uang kertas 100 ribu yang masih baru di telapak tangan. Perhatikan, masih mulus, bersih, dan baru. Kemudian genggam uang kertas itu, lalu diremas-remas, diinjak-injak, kalau mau ekstrim dilempar di tempat kotor. Uang itu lalu diambil lagi dan buka perlahan. Uang yang Anda remas, diinjak, dan kotor itu apakah masih bernilai sama. Tentu, nilainya juga tidak berubah alias sama.
Begitu pula dengan kita. Sekotor, sekumal, dan sebanyak apa pun kesalahan, dan dosa kita. Kita tetap berharga, dan bernilai. Mungkin di hadapan sesama kita tak bernilai. Tapi di hadapan Tuhan kita mempunyai nilai yang sama.
Kedua: jangan pernah menyerah. Ingat, kita jangan tumbang saat diremehkan, dicemooh, dan jangan menyerah saat direndahkan. Kita semua mempunyai kelebihan dan kekurangan. Ingat selalu, bahwa Tuhan menciptakan kita tentu mempunyai tujuan. Jangan mudah menyerah, tapi lakukan yang terbaik.
Buktikan, bahwa talenta yang diberikan Tuhan itu bertumbuh, berkembang, dan menghasilkan buah. Kuncinya adalah tekun, setia, dan berani mencoba. Meski gagal dicoba lagi, dan ducoba lagi hingga berhasil.
Ketiga: perbaiki diri dalam berbagai hal. Seperti handphone akan lemot, bila tidak di update. Begitu juga otak, dan ketrampilan kita. Update terus kemampuan dan ketrampilan kita. Yakinlah Tuhan memilih orang yang mau bekerja dan bukan yang mampu tapi malas.
Sekarang kita diremehkan itu tidak jadi masalah. Begitu pula saat kita dicap bersalah dan berdosa itu juga, tidak apa-apa. Teruslah berjuang dan tekun. Yakinlah suatu saat orang yang meremehkan itu terbuka mata, hati dan pikirannya. Ingat orang yang menyombongkan diri itu akan direndahkan dan dipermalukan oleh dirinya sendiri.
Deo gratias.
…
Edo/Rio, Scj

