Simply da Flores
…
Sang Maha Dewa tersenyum
saksikan kemesraan siang dan malam
ketika cahaya dan gulita berpelukan
Semua tercipta berpasang-pasangan
agar bertemu saling melengkapi
sehingga melahirkan generasi dan melanggengkan Perubahan
Lalu
manusia membagi makna pengalaman
dalan bahasa yang diciptakan
dengan aneka kata pengelompokkan
termasuk tentang baik dan jahat
Bahkan tentang Sang Maha Kata
Di bawah terang cahaya siang
Setiap kita merajut kata bahasa
terus menganyam gerak laku
tak henti menenun makna arti
agar kehidupan indah pesona
untuk dinikmati dan dilukiskan abadi
Di antara sesama saudara manusia
Di tengah alam lingkungan semesta
Lalu
dalam gelap gulita malam
semestinya saat lepaskan lelah raga
Masih ada yang terus berkelana
dengan berbagai tujuan dan sarana
untuk berbagai kepentingan dan makna
demi aneka harapan dan damba
Maka
Baik siang maupun malam
desah nafas mengejar laju waktu
desir darah bergulat merangkul ruang
Kehidupan terjadi siang malam
dalam pelukan terang dan gulita
Dalam bentang waktu tak terbatas
setiap kisah cerita ditorehkan jemari
Dalam hamparan ruang maha luas
semua jejak langkah dilukiskan
Kita manusia membuat sejarah makna
Kita putra-putri cahaya
Kita anak-anak gulita
Dan
Sang Hyang Pemilik segalanya
melihat semuanya sambil tersenyum
Meskipun
ada yang mengingkari dan melupakan-Nya
Hari ini masih ada dan terjadi
Orang saling mencaci maki dan berperang
Orang mengkalim kebenaran dan memaksakan kehendak
Orang bangga menghabiskan nyawa sesama demi memenangkan kepentingan diri dan kelompoknya
Orang berlomba menciptakan tuhan-nya dan menjadikan alat bisnis serta politik
Orang memainkan aturan dan hukum demi melanggengkan kekuasaan serta menumpuk harta kekayaan
Dan
maling teriak maling pada sahabatnya
Sandiwara terus dipentaskan dan orang bergonta-ganti peran demi meraih hasrat
Seperti terang cahaya dan gulita malam silih berganti
dalam rangkulan mesra berpasangan
Dalam realitas alam berpasangan
Manusia terus berkreasi mengukir damba
dengan kecanggihan pemikiran dan hasrat
Hasilkan aneka sarana IPTEK canggih
Lalu terpaksa menjadi hamba ciptaannya
demi mendapatkan manfaat aneka kebutuhan
Tetapi
hasrat nafsu tak pernah terpuaskan
segala kebutuhan tak pernah tercukupi
jika masih terus lupa hakikat diri
akan asal dan tujuan pribadi
Dalam alam semesta yang terbatas dayanya
bagi manusia yang terus beranak pinak
Apalagi jika lupa akan kemutlakan dirinya tergantung pada alam jagat raya
Sedangkan
Terang cahaya dan malam gulita terus berpelukan mesra
dalam senyum abadi Sang Pencipta
…

