| Red-Joss.com | Rasa hangat mengaliri hati ini, ketika saya berlutut di bangku gereja pada hari Minggu, dalam sebuah Perjamuan Kudus.
Rasa hangat mengaliri hati 10 orang kusta yang disembuhkan Tuhan dari sakit. Satu saja yang kembali berterima kasih. Satu orang kusta yang kembali itu bukanlah saya, walau pagi ini saya berlutut di bangku rumah-Nya. Karena saya lebih pantas sebagai satu dari sembilan orang disembuhkan, tapi tidak pernah cukup dan layak berterima kasih pada-Nya. Tapi Yesus tetap menyapa dan mengalirkan rasa hangat, lewat Ekaristi Kudus-Nya.
Saat jiwa dahaga dan lapar, Engkau puaskan kami dengan santapan rohani, Tubuh dan Darah nan suci
Betapa indahnya Perjamuan Kudus, betapa indahnya saat kami menyambut-Mu. Betapa indahnya kehadiran-Mu, yang bertahta kuatkan iman kami.
Hangat oleh Ekaristi pagi ini, karena:
H – ada rasa ‘hangat’ di dada
A – berhulu dari hati ‘Allah
N – mengaliri ‘nadi’ insaniku
G – memompa ‘gairah’ baru
A – menjalani ‘asa’ hidup ini
T – seiring ‘teman’ sejalan
Salam sehat, hangat berbagi berkat.
…
Jlitheng

