“Someone cry not because they’ve weak. It’s because they’ve been strong for too long.” – Rio, Scj.
…
| Red-Joss.com | Berhentilah bersedih, hapus air mata, balutlah luka, ampuni mereka yang bikin luka dan derita.
Kini saatnya kita berbenah menjadi lebih baik. Kita memandang jauh ke masa depan yang cerah.
Selalu bersabar, bahwa sakit yang kita rasakan ini tidak selamanya. Kepedihan ini hanya sebentar. Semua orang pernah gagal. Semua mempunyai masa lalu. Kita boleh terluka, meneteskan air mata, marah, dan kecewa. Tapi hal itu tidak boleh lama. Rasa percaya diri kita harus lebih besar dari rasa kecewa itu. Biarlah maaf dan ampunan kita lebih besar dari salah dan dosa. Biarlah iman lebih besar dari rasa kawatir dan takut kita. Biarlah kasih dan kesabaran kita lebih besar dari emosi dan marah kita.
Lihatlah alam, mengajari kita untuk tidak berputus asa. Pagi datang tepat pada waktunya, matahari beranjak dari peraduannya, mengusir kegelapan malam. Panas dan kering diajukan oleh awan dan air hujan. Pohon tidak berhenti tumbuh dan menyediakan oksigen yang kita butuhkan. Begitulah hidup. Tidak semua hari indah, tapi selalu ada yang indah setiap harinya. Yakinlah tidak selamanya hitam itu pekat. Selalu ada harapan di tengah beratnya beban hidup. Selalu ada solusi dari setiap persoalan. Selalu ada hiburan dari setiap kesedihan. Selalu ada kesempatan di setiap tantangan.
Kita mempunyai Tuhan. Percayalah dalam Tuhan yang tak mungkin menjadi mungkin. Yang tidak mungkin menjadi mukjizat. Karena Tuhan mendengar dan mengabulkan doa orang beriman.
Deo gratias.
…
Edo/Rio, Scj

