| Red-Joss.com | Hari ini, lewat Surat Gembala, Kardinal mengangkat lagi isu stunting sebagai bentuk keprihatinan aktif gereja pada usaha tak henti pemerintah untuk mencegah stunting pertumbuhan fisik. Masalah (fisik) gizi kronis akibat kurangnya asupan gizi dalam jangka waktu panjang, sehingga mengakibatkan terganggunya pertumbuhan pada anak.
Stunting sesungguhnya bukan hanya masalah fisik. Juga bukan hanya menjerat anak-anak. Demikian yang terjadi jika kita tidak memberi makan ‘manusia rohani’ kita dengan yang bergizi dan teratur, maka rohani kita tak akan bertumbuh dengan baik. Kita yang harusnya sudah jadi dewasa rohani, karena sudah bertahun-tahun menjadi orang Katolik, tapi masih saja jadi kanak-kanak rohani, karena tidak membangun kehidupan yang diisi dengan nutrisi rohani.
Ada satu film berjudul “The Other Person”, hanya 2 menit. Sutradara berumur 20 tahun. Film itu melukiskan tentang manusia dewasa ini, yang mengindikasi mengalami ‘stunting rohani’, cenderung mengisolasi diri dalam dunia teknologi, ambisi, materi dan prestasi, dan melupakan sesuatu yang paling inti dalam hidup, yakni cinta dan persaudaraan.
‘Stunting rohani’ ditengarai dengan makin menipisnya solidaritas, keberpihakan kepada yang lemah, miskin dan menderita. Hidup makin terisolasi dan tidak dibagi.
Hidup yang tak dibagi ibarat timbunan harta yang mengalami amortisasi, turun nilainya dan dengan pasti akan menjadi tak berarti. Karena akan menjadi rongsokan. Harta itu dapat berupa materi, kawruh atau harta intelektual, kemurahan hati atau harta emosional dan juga harta rohani atau spiritual.
Sesungguhnya tidak ada atau sangat jarang yang memiliki semua jenis harta itu.
Ada yang berlimpah harta materi, tapi miskin rasa dan sapa alias cenderung mengurung diri dalam kendali materinya.
Ada juga yang melarat harta, tapi berlimpah rasa hati dan empati. Dalam kondisi terbatas selalu ada waktu dan tenaga (kadang uang seadanya) untuk menyapa, berbagi harta rohani hidup yang seberapa itu, untuk saling meringankan beban yang melegakan.
Dari dua tipe itu, saya (kita), tipe yang mana?
Selamat memilih untuk menilai, stunting atau tidak kita ini.
…
Jlitheng

