“The purpose of our lives is to be happy.” – Rio, Scj.
…
| Red-Joss.com | Dalam hidup kita memang tidak mungkin menyenangkan semua orang. Selalu ada yang suka, selalu ada pula yang beda dan tidak suka. Bahkan mungkin juga ada orang yang berusaha menjatuhkan kita.
Tidak harus kecewa, sedih, atau emosi. Ingatlah, ketika ada orang lain yang berusaha untuk menarik kita jatuh, itu berarti kita berada di posisi di atas mereka. Mungkin kita lebih pintar, sukses, keren, dan lebih rendah hati dibandingkan mereka. Biasanya yang menginginkan kita jatuh itu mereka yang tidak selevel atau iri hati kepada kita.
Mereka yang ingin menjatuhkan kita, bisa jadi mereka memiliki masalah dengan diri sendiri. Mungkin tidak puas dengan keadaan dan situasi mereka saat ini. Tapi ingat jangan pedulikan kata orang. Yang lebih penting adalah respon kita jangan sampai perkataan atau perbuatan orang lain membuat kita kehilangan nilai diri atau bahkan menyalahkan diri sendiri.
Sesungguhnya hal ini bukan tentang kita, melainkan tentang mereka. Kita tidak perlu memikirkan usaha orang lain yang ingin menjatuhkan kita. Mereka juga tidak perlu dibalas. Kita membalas berarti kita tidak ada bedanya dengan mereka. Buktikan, bahwa kita lebih baik daripada mereka.
Selalu semangat dan fokus untuk kembangkan talenta. Kita tidak perlu pusing dengan kata dan sikap mereka. Setiap dari kita telah diberi talenta. Lebih bijak, jika kita menyibukkan diri dengan tekun berjuang, bekerja, berusaha, dan bertekun doa. Niscaya mimpi kita menjadi nyata. Orang boleh menilai dan bicara tentang kita, tapi respon hati tetap damai mengasihi.
Ingat selalu prinsip hidup ini: “Membalas kebaikan dengan kejahatan, berarti kita membiarkan iblis menguasai. Membalas kebaikan dengan kebaikan, apa bedanya kita dengan banyak orang. Tapi membalas kejahatan dengan kebaikan, berarti membiarkan Tuhan merajai hati. Mencintai seperti Tuhan mencintai, itulah kesempurnaan hidup.”
Deo gratias.
…
Edo/Rio, Scj

