| Red-Joss.com | Jika kita mengikuti dan membaca Injil setiap hari, maka selama 3 hari (Rabu, Kamis, Jumat), kita akan mendengarkan pengajaran dari Yesus tentang Roti yang Hidup.
“Yang datang kepada-Nya tidak akan lapar lagi. Dan yang percaya kepada-Nya tidak akan haus lagi.”
Pesan itu keren sekali, dan fakta. Karena yang dikatakan oleh Yesus itu telah dipenuhi semuanya.
Lalu, mengapa ada orang yang jelas-jelas sudah jadi pengikut Yesus, tapi masih mudah lapar dan haus?
Hal itu bisa terjadi, karena kita tidak benar-benar datang kepada Yesus dengan kesadaran penuh. Misalnya kita ikut Yesus ‘suam-suam kuku’. Tidak bersemangat. Atau, kadang bisa juga terjadi, kita kurang dan mudah sekali goyah. Kita tidak tahan godaan dan rayuan si jahat.
Di bagian akhir setelah mengajar tentang Roti yang Hidup, Yesus bertanya kepada murid-murid-Nya, “Kamu tidak pergi juga?” (Yohanes 6: 60-69).
Bagaimana reaksi kita mau pergi, setelah melihat sorot mata Yesus yang amat tajam menembus mata dan jiwa kita ini? Sorot mata Yesus itu penuh cinta dan kepastian hidup bahagia. Dia dengan tegas mengatakan, “Ikutlah Aku” (Yohanes 21: 19).
Jangan ragu atau ditunda lagi. Ikuti dan mengimani Yesus sepenuh hati. Saatnya kita bersaksi bagi kemuliaan-Nya. Amin.
…
Rm. Petrus Santoso SCJ

