Sukacita Sejati dalam Kristus

“Apa yang paling berharga dalam hidup kita? Harta, prestasi, atau relasi?”
Rasul Paulus menegaskan, bahwa mengenal Kristus Yesus adalah hal yang paling berharga. Ia meninggalkan kebanggaan duniawi demi iman yang sejati. Ia bahkan berkata, “Malahan segala sesuatu kuanggap rugi, karena pengenalan akan Kristus Yesus, Tuhanku, lebih mulia daripada semuanya.”
Dalam Injil, Yesus menceritakan perumpamaan tentang domba yang hilang dan dirham yang hilang. Perumpamaan ini menggambarkan kasih Tuhan yang tidak terbatas, yang selalu ingin kita bersatu dengan-Nya, yang bahkan mencari dan menyelamatkan yang hilang. Bagi Dia, setiap jiwa amat berharga, dan setiap pertobatan mendatangkan sukacita.
Kita dipanggil untuk menempatkan hubungan kita dengan-Nya di atas segalanya. Kita diingatkan, bahwa tidak peduli seberapa jauh kita telah tersesat, Tuhan selalu mencari dan siap menyambut kita kembali dengan penuh sukacita.
Marilah kita meneladan Paulus yang menanggapi kasih Tuhan dengan pertobatan yang tulus, agar kita dapat merasakan sukacita sejati dalam relasi dengan Kristus.
Tuhan, bantulah kami menghargai pengenalan akan Engkau di atas segalanya, dan selalu berbalik kepada-Mu saat kami tersesat. Semoga kami merasakan sukacita pengampunan dan kasih-Mu. Amin.
Ziarah Batin
Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.