Berani Berkata:
Cukup

“Banyak masalah; kerakusan, sakit, perampokan, dan lain-lainnya terjadi dalam hidup, karena orang belum berani mengatakan: sudah cukup untuk yang dimakan, dicari, dan diperoleh.”

Dalam Injil (Luk. 14: 25-33), kita diajak untuk meninggalkan dan menanggalkan semua keterikatan emosional, materi, bahkan keinginan-keinginan kita untuk mengikuti Yesus. Santa Teresia dari Avila mengatakan, “Allah saja sudah cukup!” Apalagi yang mau dicari, kalau orang sudah menemukan dan memiliki harta jiwa, yakni Tuhan sendiri?

Kita diyakinkan lagi untuk percaya, bahwa:

    1. Tuhanlah jaminan kehidupan baik di dunia fana maupun di akhirat. Berjuang untuk memiliki dan mempertahankan Dia yang adalah keutamaan jiwa seseorang;
    1. Beranilah mengatakan cukup terhadap yang disantap, dicari, dan yang dimiliki, maka sesungguhnya Anda telah membawa keuntungan baik bagi diri sendiri maupun orang lain.

Akhirnya sadarlah, bahwa Tuhan adalah segalanya bagi kita. Dialah harta terindah yang menjadi jaminan keselamatan kita.

Monsignor Inno Ngutra, Pr