Jalan Ketaatan

“Untuk sukses membangun iman Kristiani itu dapat diwujudkan lewat jalan ketaatan dan kesetiaan kita untuk melaksanakan kehendak-Nya.” -Mas Redjo

Hidup Kristiani yang benar adalah kerendahan hati. Hidup takut akan Tuhan (Amsal 14: 27) yang menjadi fondasi utama murid-murid-Nya agar kita terhindar dari jerat maut.

Ketika dipilih Tuhan Yesus (Yoh 15: 16), berarti kita berkomitmen untuk diutus-Nya serta mewujudkannya dengan sepenuh hati.

Hal itu yang harus menjadi acuan utama saya, Anda, dan kita, ketika dibaptis. Dengan takut akan Tuhan berarti kita membenci kejahatan itu, sekaligus untuk menjauhkan diri dari kesombongan, kecongkakan, tingkah laku jahat, dan tipu muslihat (Amsal 8: 13).

Caranya adalah, kita menerapkan hidup takut akan Tuhan itu dalam keseharian agar mengakar kuat di hati, baik dalam pikiran, berkata-kata, dan berperilaku. Sehingga hidup kita memancarkan wajah kasih-Nya di dunia.

Kita hidup dalam jalan ketaatan, yakni dengan melakukan firman dan ketetapan Tuhan dalam hidup sehari-hari (Pengkh 12: 13). Untuk seia-sekata dengan perbuatan.

Sejatinya, hidup dalam ketaatan itu yang menempa kita untuk tahan uji guna mewujudkan hidup kekudusan di tengah keluarga. Untuk taat dan setia melaksanakan kehendak Tuhan agar hidup kita berkenan bagi-Nya.

Mas Redjo