Bahagia, karena Miskin di Hadapan-Nya

“Kekudusan bukanlah kesempurnaan yang dicapai lewat usaha manusia, melainkan hati yang diubah oleh rahmat, dimurnikan dalam kasih, dan dipersiapkan untuk memandang Allah.”
Allah yang Maha Rahim,
Betapa mengejutkan ajaran Putra-Mu dalam Sabda Bahagia! Dunia menganggap orang kaya, berkuasa, sukses, dan hidup nyaman sebagai orang yang beruntung. Tapi Yesus menyebut mereka yang miskin di hadapan Allah, murah hati, lemah lembut, membawa damai, bahkan yang dianiaya demi kebenaran, sebagai orang-orang yang berbahagia. Bagaimana mungkin?
Kebahagiaan sejati itu tidak ditemukan dalam semakin banyak memiliki, menguasai orang lain, atau menghindari setiap penderitaan. Kebahagiaan sejati ditemukan dalam hidup bersama-Mu dan membiarkan kasih-Mu mengubah hati kami. Sabda Bahagia bukan sekadar petunjuk menuju kekudusan, melainkan juga menyingkapkan hati Yesus sendiri.
Santo Yohanes mengingatkan, bahwa kami sudah menjadi anak-anak-Mu yang terkasih, meskipun belum sepenuhnya nyata akan menjadi seperti apa kita kelak. Penglihatannya tentang Surga memperlihatkan lautan manusia dari segala bangsa, suku, kaum, dan bahasa, berdiri di hadapan takhta-Mu dan memuliakan-Mu. Merekalah para kudus, yang dikenal maupun yang tidak dikenal, yang telah membiarkan rahmat-Mu membentuk hidup mereka.
Bapa, ingatkan aku, bahwa kekudusan bukan hanya bagi segelintir orang luar biasa. Engkau memanggil kami untuk menjadi kudus dalam panggilan dan keadaan hidup sehari-hari. Aku tidak dapat menjadi kudus hanya dengan kekuatanku sendiri, melainkan melalui kuasa Roh Kudus, yang menuntun dan memampukanku mengasihi seperti Yesus.
Semoga kami memilih belas kasih daripada menghakimi, kerendahan hati daripada kesombongan, damai daripada kebencian, dan kesetiaan daripada mencari kenyamanan sendiri. Jadikanlah hidup kami pantulan kecil Kerajaan-Mu, sampai kelak kami boleh bergabung dengan himpunan besar para Kudus untuk memuliakan-Mu selama-lamanya.
Para Kudus Allah, doakanlah kami. Amin.
HD
(Bapak Herman Dominic dari Paroki Annunciation Church, Arcadia, di Keuskupan Agung Los Angeles, IC-ADLA)
Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.