Air Putih

“God has a purpose.” -Rio, Scj.

Suatu kali air putih sempat iri dan nyerocos menyampaikan pujian pada secangkir kopi. Enak, ya, kamu sering difoto-foto, dijadikan story, disematkan kalimat-kalimat filosofis dan inspiratif. Tampil menarik dengan beragam nama. Tempat juga mewah, harganya pun fantastis.

Mendengar itu kopi menjawab, “Sahabat bukankah hidupmu lebih bermakna, wahai, air putih.” Meskipun jarang di foto-foto, tapi kamu selalu dibutuhkan. Meski sering terlihat dalam kemasan, tapi engkau pemuas dahaga dan kehausan. Orang bisa hidup tanpa kopi, tapi tidak bisa tanpamu air putih.

Bukankah hidup juga begitu, banyak dari kita mengejar pengakuan dan pencapaian. Bangga jika ada pujian, bersemangat, bila mendapat pengakuan. Rasanya sukses, kalau mempunyai jutaan like dan followers. Bukankah hidup ini lebih bermakna, ketika berguna dan dibutuhkan, daripada hidup yang sekadar di foto-foto untuk mendapatkan pujian dan pengakuan.

“God has a purpose,” Tuhan menciptakan kita pasti mempunyai tujuan. Bukan hanya sampai pada hidup kekal, tapi hidup kita mempunyai arti dan makna. Berguna dan dibutuhkan untuk menebar kebaikan dan cinta Tuhan.

Deo gratias.

Rm. RP Rio, Scj