Kesediaan untuk Dipanggil dan Diutus

“Kesediaan dan kerelaan untuk diutus adalah faktor penting dalam sebuah panggilan, karena panggilan tanpa perutusan adalah sebuah kemustahilan.”
Pada pesta Santo Simon dan Yudas, Rasul, kita diajak untuk merenungkan tentang, bagaimana proses pemilihan para Rasul dan kerelaan mereka untuk diutus. Bagi Yesus, pemilihan orang yang tepat sangat menentukan kesuksesan sebuah misi perutusan.
Dalam Injil (Luk 6: 12-19), bahwa semalam-malaman Yesus berdoa kepada Allah sebelum menjatuhkan pilihan pada dua belas orang yang disebutnya Rasul.
Pelajaran penting bagi kita, adalah:
- Mulailah setiap tugas dan pekerjaan, setiap doa mohon kekuatan dan perlindungan dari Tuhan, dan akhirilah semuanya dengan doa ucapan syukur;
- Doa tidak selamanya dipanjatkan dengan tujuan keberhasilan, melainkan semakin membuat kita sabar dan tabah dalam menjalani proses dalam sebuah usaha;
- Kesediaan dan kerelaan untuk diutus atau bekerja sangatlah menentukan sebuah misi perutusan.
Akhirnya apa pun rencana dan rancangan dalam hidup ini serta untuk diri ini, hanya Tuhanlah yang bisa memastikan hasil akhirnya. Datang kepada-Nya dalam doa adalah cara terbaik untuk tetap ulet dalam setiap proses menuju pada keberhasilan.
Monsignor Inno Ngutra, Pr
Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.