Gerakan Kecil, tapi Mengubah dan Menumbuhkan

Terhadap orang-orang yang kelihatan super sibuk tanpa kejelasan apa-apa, mereka dicap, “Banyak gerak, tapi tanpa gerakan.” Artinya, gerakan yang dilakukannya tanpa hasil dan tanpa daya guna.
Yesus mengumpamakan Kerajaan Allah itu bagaikan biji sesawi yang terlihat kecil, ketika ditaburkan, ia berpotensi tumbuh menjadi pohon tempat hinggap dan berteduh bagi burung-burung di udara. Atau Kerajaan Allah itu bagaikan ragi yang memiliki daya untuk mengembangkan tepung, ketika diaduk di dalamnya.
Demikian pula Kerajaan Allah yang terekspresi lewat kebenaran, keadilan dan kejujuran, walaupun disepelekan, bahkan disengaja untuk dihancurkan serta dimatikan. Tapi kata orang bijak, nilai-nilai itu selalu memiliki jalan ke luarnya. Mereka nampak mati, tapi akan hidup kembali.
Kita disadarkan, bahwa:
- Allah memberikan kepada setiap orang Kerajaan-Nya dan kemampuan untuk mengembangkannya;
- Jangan pernah berkecil hati terhadap tantangan, bahkan ancaman yang dihadapi, karena Tuhan tidak pernah meninggalkan kita sendirian. Ia akan datang menguatkan, bila kita bertahan memperjuangkan tetap tegaknya Kerajaan-Nya di dunia dalam rupa nilai-nilai kebaikan, kebenaran dan keadilan;
- Lebih efektif, bila mengubah orang lain lewat perbuatan kecil yang terus menerus daripada perbuatan besar yang diadakan hanya demi popularitas dan pujian semata.
Kembangkanlah setiap potensi kebaikan di dalam diri ini, maka orang-orang akan memuji Allah yang telah menciptakanmu.
Monsignor Inno Ngutra, Pr
Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.