Kekuatan Mata Hati

Memahami hal yang tersirat adalah puncak kecerdasan emosional dan kepekaan rohani. Ketika batin seseorang jernih dan tenang, ia tidak lagi sekadar mendengarkan dengan telinga, melainkan menyimak dengan jiwa. Keheningan inilah yang memampukannya menangkap ‘suara tanpa kata’; sebuah getaran batin yang menjembatani luka, kerinduan, maupun kepasrahan mendalam sesama yang sering kali gagal diungkapkan oleh perilaku dan lambatnya kata-kata.
Kemampuan luhur ini hanya bisa lahir dari hati yang bersih, bebas dari ego, prasangka, dan kesombongan. Jiwa yang murni bertindak layaknya cermin jernih, yang memantulkan dan merangkul kondisi spiritual orang lain dengan penuh empati tanpa sedikit pun menghakimi. Pada titik inilah, kepekaan rasa menjelma menjadi sebuah laku spiritual yang menyatukan hati dalam kedamaian.
Berkah Dalem,
Jlitheng
Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.