Menjadi Murid Kristus yang Sejati

“Waspadalah terhadap ragi, yaitu kemunafikan orang Farisi” (Luk 12: 1b).

Paus Paulus VI dalam Evangelii Nuntiandi artikel 41 mengingatkan, bahwa pewartaan akan lebih efektif, apabila disertai dengan teladan hidup yang nyata.

Dalam Injil, Tuhan Yesus mengingatkan para murid-Nya untuk waspada terhadap ragi kemunafikan orang Farisi. Meskipun tampak suci dan saleh, sebenarnya penuh kepalsuan dan kebusukan; mereka seperti aktor yang pandai berakting.

Peringatan ini disampaikan agar para murid-Nya menjadi pewarta yang hidup dalam keutuhan dan kejujuran, serta mencerminkan pribadi Kristus yang sejati. Sebagai murid Kristus, kita juga dipanggil untuk menghayati ajaran-Nya secara sungguh-sungguh, menampilkan identitas kita sebagai pengikut-Nya, dan mewartakan kasih-Nya melalui kesaksian hidup yang nyata.

Di tengah berbagai tawaran dunia yang menggiurkan, kewaspadaan dan kesetiaan pada nilai-nilai Injil menjadi fondasi hidup Kristiani agar kita tetap teguh dan kuat dalam menghadapi berbagai tantangan yang dapat menjerumuskan pada kehancuran.

Fr. Joshua Maria, CSE

Jumat, 16 Oktober 2026
Ef 1: 11-14; Mzm 33: 1-2.4-5.12-13; Luk 12: 1-7

Sumber:
Buku renungan harian “Sabda Kehidupan”
https://www.renunganpkarmcse.com