Cinta perlu Bukti, Mukjizat butuh Iman
Posted On 12 Oktober 2026

“Manusia memerlukan bukti atau mukjizat agar percaya, tapi Tuhan selalu bertanya, seberapa besarkah imanmu?”
Yesus, Putra Allah diutus ke dunia sebagai tanda atau bukti betapa Allah sangat mencintai kita manusia. Bukan hanya Allah Bapa yang mengorbankan Yesus Putra-Nya, tapi Yesus pun rela memberikan nyawa-Nya sebagai tebusan dosa-dosa kita. Inilah bukti terbesar dari cinta tulus Yesus kepada kita umat-Nya.
Kita diingatkan untuk:
- Sadar, bahwa bukti cinta Allah kepada kita umat manusia sudah lebih dari cukup, yakni ketika Ia mengutus Yesus Putra-Nya sebagai tebusan dosa kita;
- Kita harus berani dan rela membuktikan cinta kita kepada sesama melalui tindakan pengorbanan, entahkah itu waktu, tenaga, maupun materi/barang.
Sadarilah, bahwa beda antara seorang pencinta dan pencinta sejati itu hanya terletak pada kerelaan dan keberanian untuk berkorban bagi mereka yang dicintai.
Monsignor Inno Ngutra, Pr
Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.