Menghidupi Doa untuk Makin Percaya

“Berdoa itu bukan karena kita dapat mengendalikan Tuhan, melainkan karena kita percaya kepada Bapa kita.”
Allah yang Maha Rahim,
Putra-Mu mengajarkan sesuatu yang sederhana, tapi amat dalam: mintalah, carilah, dan ketuklah. Doa itu bukan usaha untuk membuat-Mu mengasihi kami. Melainkan doa adalah datang kepada-Mu, karena percaya, bahwa sejak awal kami sudah Engkau kasihi.
Santo Paulus mengingatkan jemaat di Galatia, bahwa mereka menerima Roh-Mu bukan karena kekuatan dan usaha mereka sendiri, melainkan karena iman. Rahmat-Mu sudah lebih dahulu bekerja dalam diri mereka. Mereka hanya perlu percaya dan membuka hati terhadap yang telah Engkau mulai.
Demikian pula Yesus mengajar kami untuk berdoa dengan penuh kepercayaan. Seperti seorang anak yang terus datang kepada Bapanya, kami boleh membawa kepada-Mu kebutuhan, kekhawatiran, harapan, bahkan kekecewaan kami, dan tidak perlu malu untuk meminta.
Bapa, kadang jawaban-Mu tidak seperti yang kami harapkan. Tapi kami percaya, Engkau selalu menjawab dengan kasih. Engkau mungkin memberikan yang kami minta, sesuatu yang lebih baik, atau rahmat untuk menjalani sesuatu yang tidak dapat kami ubah.
Anugerah-Mu yang terbesar adalah Roh Kudus. Engkau bukan hanya memberi kami sesuatu. Engkau memberikan diri-Mu sendiri.
Bapa, ajarlah aku untuk berdoa tanpa kehilangan harapan. Ketika lemah, berilah kekuatan-Mu. Aku bingung, berilah hikmat-Mu. Aku takut, teguhkan kepercayaanku. Ketika kecewa, ingatkan aku, bahwa aku adalah anak-Mu yang Engkau kasihi.
Curahkanlah Roh Kudus-Mu memenuhi hatiku, keluarga, pekerjaan, relasi, dan seluruh hidupku. Biarlah Roh-Mu berkarya dengan kuasa-Nya dalam diriku, sehingga aku semakin menyerupai Yesus dan mampu membawa belas kasih-Mu kepada sesama.
“Mintalah, carilah, ketuklah… dan percayalah.”
Sebab Engkau adalah Bapa kami, dan Engkau selalu memberi yang terbaik.
Demi Kristus, Tuhan kami. Amin.
HD
(Bapak Herman Dominic dari Paroki Annunciation Church, Arcadia, di Keuskupan Agung Los Angeles, IC-ADLA)
Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.