Mendengar dengan Hati

“Jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di Surga! Ia akan memberikan Roh Kudus kepada mereka yang meminta kepada-Nya” (Luk 11: 13).

Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering datang kepada Tuhan dengan berbagai permohonan. Tidak jarang kita merasa, bahwa doa kita tak segera dijawab. Akibatnya, kita menjadi kecewa dan bertanya-tanya, apakah Tuhan sungguh mendengarkan doa kita.

Melalui perumpamaan, Yesus mengajak kita untuk tekun dalam doa seperti seorang sahabat yang terus mengetuk pintu, hingga menerima yang dibutuhkan. Kita diajak untuk terus meminta, mencari, dan mengetuk dengan penuh iman dan ketekunan. Namun, doa juga menuntut hati yang terbuka untuk menerima kehendak Tuhan. Jawaban Tuhan tidak selalu sesuai dengan keinginan kita, tapi selalu sesuai dengan kasih dan kebijaksanaan-Nya.

Bapa mengetahui yang kita butuhkan lebih daripada kita sendiri, dan Ia memberikan yang terbaik, termasuk Roh Kudus yang membimbing, menguatkan, dan menerangi hidup kita. Berdoa dengan hati yang mendengar berarti belajar percaya, bahwa Tuhan selalu mendengarkan, berani menerima kehendak-Nya, dan membuka diri terhadap bimbingan Roh Kudus yang menuntun hidup kita kepada kebaikan.

Titien

Kamis, 08 Oktober 2026
Gal 3: 1-5; MT Luk 1: 69-75; Luk 11: 5-13

Sumber:
Buku renungan harian “Sabda Kehidupan”
https://www.renunganpkarmcse.com