Walau Kebacut, Jangan Kebablasan Polah

Sebagai manusia, kita kadang khilaf dan telanjur jatuh cinta terlalu dalam (kebacut tresno), baik karena terbuai rasa yang kuat maupun harapan yang terlampau tinggi. Menaruh perasaan sepenuhnya adalah hal yang manusiawi, tapi mencintai seseorang bukanlah alasan untuk kehilangan akal sehat dan terus berjalan tanpa arah.

Kebijaksanaan sejati adalah tahu kapan harus menarik rem darurat sebelum segala tindakan kita menjadi tak terkendali (kebablasan polah). Jangan biarkan dalamnya rasa cinta meruntuhkan harga diri, mengabaikan logika, atau bahkan merugikan orang lain; sedalam apa pun kita terlanjur menyayangi, kita harus selalu punya kekuatan untuk tetap mengendalikan diri dan bersikap bijak.

Berkah Dalem,
Jlitheng