Kebangkitan

Kebangkitan itu sesungguhnya memberi kita kekuatan baru dalam iman dan pengharapan akan keselamatan. Kebangkitan Tuhan tidak hanya mengubah hidup kita dalam iman sebagai jaminan keselamatan pada masa yang akan datang, tapi juga memiliki daya transformasi konkret yang menunjukkan, bahwa kita sungguh hidup dalam iman dan harapan kepada Allah yang telah membangkitkan Kristus.
Bagaimana cara kita menghayati makna kebangkitan dalam kehidupan sehari-hari?
Santo Paulus menegaskan, bahwa kebangkitan akan mendapat makna, bila kita menaruh harapan pada Kristus (Rom. 6: 4–5). Tanda, bahwa kita hidup dalam iman dan harapan kepada Kristus adalah menjadi pribadi yang selalu berusaha untuk mendekatkan diri kepada Allah. Hal ini dapat kita lakukan melalui hal-hal sederhana dengan memberikan pelayanan dan doa yang tiada hentinya kepada Allah.
Sebagaimana perempuan-perempuan yang dengan setia melayani Yesus, kita juga diajak untuk saling melayani dan berdoa bagi sesama. Dengan menolong dan berdoa bagi sesama agar ke luar dari penderitaan, kita menjadi saksi kebaikan dan kebangkitan yang membawa kehidupan baru. Dengan demikian, kebangkitan tidak hanya nyata dalam iman sebagai keselamatan jiwa yang dijanjikan di dunia ini.
“Ya, Allah, teguhkanlah kami dalam pengharapan dan iman akan Engkau melalui penghayatan kami akan kebangkitan Kristus Putra-Mu dan Tuhan kami. Amin.”
Ziarah Batin
Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.