Daya Tarik Tuhan Yesus

Seorang bocah berusia 12 tahun sedang menonton film action produksi luar negeri, dengan subtitle Bahasa Indonesia. Ia menonton bersama orangtuanya. Para aktor yang berbicara satu sama lain, sering mengungkapkan rasa heran atau kaget dengan seruan seperti ini: “Jesus Christ!” Terjemahan dalam bahasa Indonesia tentu saja menjadi: Yesus Kristus. Maka bocah itu berseru: “Yesus Kristus hebat, Ia selalu ikut main film.”
Ayahnya menanggapi dengan berkata: “Yesus Kristus mempunyai daya tarik yang tidak mengenal batas waktu dan tempat. Meskipun tidak bermain film, tetapi Ia pasti menarik perhatian para aktor. Ia juga sangat menarik perhatian kita semua.” Daya tarik Tuhan Yesus dapat disejajarkan dengan makanan atau minuman bagi setiap orang di muka bumi. Salah satu buktinya, ialah ajaran-ajaran-Nya selalu menjadi acuan hidup kita bersama. Ajaran tentang cinta kasih adalah sebuah ajaran universal yang diakui dan dijalankan oleh semua orang.
Santo Paulus dalam suratnya kepada jemaat di Korintus menggarisbawahi poin sentral tentang daya tarik Tuhan Yesus Kristus. Menurutnya, semua aspek mengagumkan dan yang menarik perhatian semua orang mendapatkan kekuatannya dari kebenaran, bahwa Tuhan Yesus bangkit dari kematian. Hal ini sungguh mengungguli semua bentuk kekuasaan, keajaiban, dan kemampuan kodrati dan adikodrati apa pun itu di dalam diri manusia dan dunia.
Santo Paulus berkata, jika Kristus tidak bangkit dan pewartaan Injil tidak berisi kebangkitan-Nya, maka sia-sia saja iman yang kita akui dan bangun dalam kehidupan kita.
Sebagai pengikut Kristus, kita juga harus memiliki daya tarik, karena membawa Tuhan dalam kehidupan kita. Ada dua cara yang dapat kita usulkan:
- Pertama: Persekutuan dan dalam kebersamaan dengan Yesus merupakan standar hidup mutlak. Sama dengan para murid, baik pria dan wanita mengikuti dan menjalani hidup bersama Yesus, panggilan Kristen tidak cukup dengan terdaftar sebagai anggota Gereja dan menjalani rutinitas kegiatan rohani. Kita perlu semakin menikmati persekutuan itu dengan berperan aktif memperkuat dan membangun persekutuan iman kita.
- Kedua: Cara hidup pemuridan merupakan sekolah dan pelatihan agar kita mampu mempertahankan daya tarik sebagai orang-orang Kristen. Pemuridan Kristen ialah penyangkalan diri, memanggul salib dan mengikuti Kristus. Kedua usulan ini cocok untuk membuat kita berdaya tarik, sehingga berkontribusi dalam membangun dunia.
“Ya, Tuhan Yesus Kristus, terpujilah Engkau cahaya dan kekuatan kami. Kami bersyukur dan berterima kasih kepada-Mu atas karunia istimewa bagi kami untuk menjadi murid-murid-Mu, dan berikrar untuk selalu mengikuti-Mu, bahkan sampai di salib. Amin.”
(Verbum Veritatis oleh RP. Komunitas SDB-Salesians of Don Bosco)
Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.